Ojek Online

Siapa sih yang ga tau Ojek Online? apalagi di kota metropolitan Jakarta, Ojek Online itu bertebaran dimana-mana. Saya pribadi, pernah jadi pengguna Ojek Online. Dibandingkan dengan Ojek Pangkalan yang ada di Jakarta, Saya berani bilang Ojek Online jauh lebih baik dari berbagai aspek (ini pendapat pribadi).

Disini Saya bukan mau promosiin Ojek Online, tapi mau berbagi cerita lucu yang saya denger di lift ketika pulang kerja. Ngomongin Ojek Online, tentunya kita tau, mereka semua menggunakan aplikasi, dan dalam aplikasi terdapat peta yang menjadi petunjuk driver untuk menjemput penumpang dan mengantarkannya ke tujuan. Hal pertama yang saya pertanyakan, apakah semua driver dibekali pengetahuan tentang bagaimana membaca Map?.

Ah sudahlah, mungkin itu tidak terlalu penting, karena Map belum tentu benar. Adakalanya Google Map mengarahkan ke arah yang salah, seperti waktu Saya mau berkunjung ke rumah ‘dia’ pertama kali, sampe nyasar entah kemana gara-gara ikutin arah Google Map. Ups, jadi curcol nih. Karenanya, bertanya langsung adalah hal yang biasa, dan tentunya, dengan bertanya langsung, arahan akan lebih efektif dan spesifik, meminimalisir terjadinya ‘nyasar’.

Oke, kembali ke cerita utama, waktu Saya masuk lift, terdengar seseorang sedang asik bicara dengan suaranya yang agak kencang melalui Ponselnya. Awalnya saya kagum, dalam lift, tapi masih bisa telpon, dia pake provider apaan ya, sinyalnya bisa canggih gitu. Dan karena dia ngobrol dengan suara agak kencang, mau ga mau ya Saya nguping, dari situ Saya ngerti bahwasanya dia sedang ngarahin driver Ojek Online untuk bisa sampai ke tempat penjemputan dia. Cukup seru, dia ngarahin driver dengan penuh antusias dan sangat detail.

Nah, yang bikin Saya geli, di penghujung telp, dia bilang: “iya pak, sesuai peta”. Berasa ada yang nge gelitikin, Saya pengen ketawa tapi ditahan. Yang Saya pikirin saat itu, buat apa ngejelasin panjang lebar, nunjukin ini dan itu, kalau pada akhirnya dapat keputusan “sesuai dengan peta”. Ah, mungkin cuma buat ngebantu aja, biar bisa ngindarin kejadian “nyasar”.

Eh iya, cerita ini ga ada maksud apa-apa, hanya sekedar ke isengan belaka si owner Sukalupa.com biar ga lupa sama kejadian yang dialami beberapa waktu lalu.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *